Kamis, 08 September 2011

Wow, Google Bisa Deteksi Wajah Lewat Internet


 

Google semakin menggurita saja. Dengan teknologi face detection yang dimilikinya, sang raksasa pencarian itu bisa mendeteksi dan mengenali wajah seseorang via internet. Pasalnya, Google baru saja memperoleh teknologi face recognition dari sebuah perusahaan software Pittsburgh Pattern Recognition atau biasa disebut PittPatt.
Namun, teknologi ini masih belum jelas akan dipakai dimana oleh Gogle. Tapi jika fitur ini dimanfaatkan maka layanan Google kemungkinan bisa mengenali obyek yang ada dalam suatu video, gambar atau foto. Sumber dari PittPatt mengatakan Google sudah memiliki teknologi vision yang telah diterapkan pada beberapa layanan Google, antara lain adalah pencarian gambar, Youtube dan Picasa.
Sumber Google sendiri mengungkapkan belum akan menerapkan aplikasi menarik ini. Kecuali jika pihak Google memiliki proteksi privasi yang kuat. Namun, dengan hadirnya situs jejaring sosial Google+, bukan tak mungkin teknologi ini akan terpakai.

Sumber: mintflavours.blogspot.com

Salah Kaprah Pada Ilmu Pengetahuan


Ada beberapa kesalahpahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya.
Berikut ada kira-kira 10 miskonsepsi tentang sains yang beredar di masyarakat.

1. Water IS blue, not just because of the sky
(Air bewarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)


Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru "Hanya" karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.

Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.

2. Electricity does NOT travel at the speed of light
(Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)


Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.

3. Seasons are NOT the same length
(Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)

Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.

4. You WON'T get a cold just from low temperature
(Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)


Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.

5. Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)

Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.

6. Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)


Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.

7. Clouds do NOT form because of the air's temperature
(Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)


Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin "menampung" lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.

8. People DID know earth was not flat before Columbus
(Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)


Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.

9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)


Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.

Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.

10. There is NO "dark side" of the Moon
(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)


Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu "siang" di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu "malam" dan "waktu siang" untuk bagian yang menghadap bumi.

Sumber: mintflavours.blogspot.com

Menatap Komputer, Wajah Tampak Tua




Sebuah kondisi wajah baru dikeluhkan oleh para ahli bedah kosmetik. Kondisi tersebut dinamakan “computer face“. Kondisi ini disebabkan oleh terlalu lama menatap layar monitor. Penderitanya pun makin meningkat.
Mereka yang bekerja di depan komputer dalam waktu lama bisa mengalami kondisi ini. Tanda-tanda mereka yang mengalami kondisi ini adalah leher berlipat, leher kalkun, serta kerutan di sekitar dahi dan di sekitar mata.
Spesialis Botox, dr Michael Prager, mengatakan bahwa kebanyakan kliennya adalah pekerja kantoran yang menunjukkan tanda-tanda penuaan dini. “Apalagi mereka yang harus mengernyit saat berpikir dan konsentrasi di depan layar monitor. Semakin sering dan semakin lama, tak heran akan ada kerutan,” ujar dr Prager.
Selain itu, kulit leher tidak kencang adalah hal yang cukup mengagetkan. Hal ini terjadi karena sikap duduk yang tidak berubah dalam waktu lama. Jika Anda sepanjang waktu menatap ke bawah, maka otot leher akan memendek, akhirnya menjadi lemah, kemudian kulit-kulit di sekitar daerah tersebut pun mengendur. Slhasil, Anda terlihat seperti punya dua dagu.
Dokter yang berpraktik di London ini pun menganjurkan agar wanita menaruh cermin di meja supaya bisa memonitor apakah dia sedang merengut atau tidak. “Saat stres atau berpikir keras tentang sesuatu, kita cenderung memasang wajah merengut atau seperti marah tanpa menyadari bahwa kita sedang melakukannya. Dengan menaruh cermin di meja, kita akan terkejut betapa sering kita merengut.”
Ia mengimbau agar para generasi muda yang tumbuh dengan teknologi di sekitarnya menyadari bahwa kondisi computer face ini bisa terjadi pada usia muda. Ia juga mengaku sering melihat klien yang sudah mendapatkan masalah ini sejak usia 20-an, padahal mereka baru bisa menggunakankomputer setidaknya baru-baru ini.
Beberapa langkah mudah, seperti memijat wajah, senam wajah, atau memalingkan wajah dari depan komputer sesekali akan membantu.

Sumber: liputan24.info

Pil KB Sembuhkan Jerawat


Pil KB ternyata punya manfaat lain selain mencegah kehamilan. Manfaat tersebut adalah membantu mengusir jerawat.

Ahli kandungan dari RSCM Dr. Julianto Witjaksono, MGO, Sp.OG, KFER mengatakan kalau rahasianya ada di senyawa Siproteron Asetat (CPA) yang bersifat antiandrogen.
Hasilnya, pil KB yang mengandung senyawa tersebut bisa membantu menghilangkan jerawat di wajah Anda, membantu kulit lebih halus, lebih bersih dan cantik.
“Meski demikian jangan menjadikan pil KB ini sebagai obat jerawat ataupun obat untuk menjadikan kulit lebih bersih. Sebab fungsi utama dari pil KB tetaplah mencegah kehamilan. Manfaatnya bagi kulit bisa dianggap sebagai bonus,” ucap Julianto.
Perkembangan pil KB tak hanya sebatas itu. Pil KB yang mengandungprogestin drospirenone bisa membantu mengatasi nyeri haid. Senyawa ini juga bisa mencegah kenaikan berat badan pengguna pil KB. Kenaikan berat ini sangat ditakuti oleh wanita yang hendak ber-KB menggunakan pil.
“Malah senyawa bisa mengurangi risiko beberapa jenis kanker dan membantu mencegah masuknya kuman penyebab infeksi. Yang jelas, pil KB generasi saat ini sudah mengalami banyak penyempurnaan,” imbuh Ketua Badan Kontrasepsi Asia Pasifik (APCOC) Prof. Dr. Biran Affandi Sp.OG.

Sumber: liputan24.info

LIGHT TAPE, Lampu Hias Berbentuk Stiker

Lampu hias memang menambah keindahan suasana malam, apalagi bila bicara lampu hias yang menghiasi kota Jakarta pada saat Ulang Tahun Jakarta, sungguh indah namun membutuhkan tenaga listrik yang lumayan besar.

Light Tape adalah sebuah teknologi baru dalam teknologi lampu yang bentuknya seperti sebuah selotip besar (tape) yang bisa bercahaya dengan ketebalan hanya 0,5 mm.

Teknologi yang digunakan oleh Light Tape adalah teknologi yang sama dengan teknologi yang digunakan oleh TV plasma yaitu electroluminescence (EL).











Apa yang membedakan Light Tape dengan jenis lampu lainnya? Yang paling utama adalah Light Tape bisa diaplikasikan hampir ke semua jenis kebutuhan serta sangat ramah lingkungan karena Light Tape tidak menghasilkan panas yang tinggi, mengandung merkuri, gas dan bukan terbuat dari kaca. 


Dari sisi hemat listrik, Light Tape hanya membutuhkan daya sebesar 5 w saja untuk setiap radius 30 cm yang berarti hanya 1/6 dari daya yang dibutuhkan untuk lampu LED.


Karena Light Tape berbentuk seperti gulungan kabel maka Light Tape bisa digunakan sepanjang 8 km tanpa sambungan dan cahayanya dijamin dapat terlihat jelas bahkan dapat menembus kabut, asap dan salju.








Dari segi pemasangannya sendiri, Light Tape juga sangat mudah, misalnya bila kita ingin menempelkannya di dinding, cukup meggunakan double tape dan tanpa harus menggunakan paku maupun lem. Hal ini bisa dilakukan karena berat Light Tape itu sendiri sangat ringan.


Dan terakhir, ini yang paling menarik, Light Tape tidak akan rusak, jadi anda tidak perlu direpotkan dengan masalah ganti lampu karena putus.


Sumber :
apakabardunia.com