Selasa, 22 Maret 2011

Obat-obatan Yang dapat Merusak Ginjal


Jika Anda sering merasa pusing, sakit kepala atau nyeri pinggang, sebaiknya jangan sembarangan minum obat-obatan yang bebas dijual di pasaran, karena beberapa jenis obat dapat merusak fungsi ginjal. Obat apa saja?

"Jangan sembarangan minum obat, apalagi kalau Anda orang yang memiliki risiko tinggi mengalami penyakit ginjal. Beberapa obat bersifat nefrotoksik atau mengganggu fungsi ginjal," jelas dr. Dharmeizar, SpPD-KGH dari Divisi Ginjal-Hipertensi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM.

Berikut beberapa obat-obatan yang nefrotoksik alias merusak ginjal seperti disampaikan oleh dr. Dharmeizar, yaitu:

1. Aminoglikosid
2. AINS (Anti Inflamasi Non-Steroid)
3. Zat kontras radiografi
4. Analgetik (obat penghilang rasa sakit)
5. Beberapa jamu pegal linu dan rematik
6. Beberapa jamu pelangsing


"Obat-obatan analgetik atau pain killer punya efek langsung terhadap ginjal, yang menyebabkan kerusakan langsung. Jadi jangan sembarangan minum obat pain killer," jelas dr. Dharmeizar.

dr. Dharmeizar juga menjelaskan bahwa jangan sembarangan minum obat bila merasakan sakit kepala atau pusing, juga bila tidak perlu sebaiknya hindari minum vitamin berlebihan.

"Sakit kepala itu kan penyebabnya banyak, bisa sakit gigi, minus mata bertambah, jadi jangan sedikit-sedikit minum obat tapi dicari penyebabnya," jelasnya.

Dan mengenai vitamin, dr. Dharmeizar menjelaskan bahwa vitamin sebaiknya hanya diberikan kepada orang yang baru saja sembuh dari sakit atau karena kekebalan tubuhnya rendah.

"Kalau Anda makan 3 kali sehari dengan cukup karbohidrat, mineral, serat dan kandungan nutrisi lainnya, maka sebenarnya vitamin itu tidak perlu. Kandungan vitamin kan sudah ada di makanan," jelas dr. Dharmeizar.

Dan dr. Dharmeizar juga mengingatkan, banyak orang yang salah kaprah tentang obat yang diharus di minum seumur hidup oleh penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) dan kolesterol. Menurutnya, obat-obat yang digunakan untuk seumur hidup malah aman karena tidak bersifat nefrotoksik alias tidak merusak ginjal.

"Banyak orang yang salah kaprah, banyak pasien hipertensi atau kolesterol tinggi yang takut minum obat karena takut obatnya dapat merusak ginjal. Padahal sebenarnya obat yang diberikan itu aman untuk ginjal, justru kalau mereka tidak minum itu yang merusak ginjal adalah hipertensinya itu sendiri," jelas dr. Dharmeizar.

Sumber:
forum.vivanews

Senin, 21 Maret 2011

Jangan Anggap Sepele Air yang Masuk Telinga Saat Berenang

Masuknya air ke dalam telinga sering terjadi saat orang sedang berenang. Kebanyakan orang akan menganggapnya sepele, padahal bila dibiarkan hal ini bisa menyebabkan risiko infeksi.

Air yang masuk ke telinga dan tidak dibersihkan bisa menyebabkan masalah. Jika saluran telinga basah, maka perlindungan pada saluran telinga akan hilang dan berisiko mengalami infeksi.


 http://images.detik.com/content/2011/03/19/763/renang-ts-dlm.jpg

Telinga mengandung zat lilin yang berfungsi untuk menjaga kelembaban agar bakteri baik dapat berkembangbiak pada lapisan kulit di telinga. Selain itu, lapisan lilin ini juga berfungsi sebagai pelindung terhadap serangga atau benda asing yang masuk, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (19/3/2011).

Air dan lapisan lilin ini tidak bisa bercampur. Ketika orang berenang, maka air akan masuk dan mencuci lapisan ini. Bila orang berenang untuk jangka waktu lama, maka air benar-benar bisa membersihkan lapisan ini dan membuat telinga tanpa pelindung.

Tanpa lapisan lilin ini, air dapat tetap berada di dalam saluran telinga dan membuat kulit menjadi lembab. Karena saluran telinga adalah ruang yang tertutup, air tidak menguap secara normal dan tetap berada pada saluran telinga yang lembab.

Bila air dibiarkan berlama-lama di dalam saluran telinga, hal ini akan menciptakan lingkungan yang sempurna bagi berbagai infeksi organisme, karena infeksi organisme seperti jamur dan bakteri sangat suka tempat hangat, gelap dan tempat-tempat yang basah.

Hal ini biasanya menyakitkan, terutama ketika Anda tarik bagian luar telinga. Ini juga bisa menyebabkan cairan kuning telinga menjadi busuk.


Lalu bagaimana mengeluarkan air dari telinga saat berenang?


http://4.bp.blogspot.com/_V9wazoCYHhU/TQddRz4HOTI/AAAAAAAAAgM/K0T4HusHQ_g/s320/images.jpeg

1. Gerakkan kepala

Gerakkan kepala dari satu sisi ke sisi lain dalam gerakan goyang ke arah bahu, kembalikan telinga ke posisi normal dan gerakkan kembali pada arah yang berlawanan. Masukkan jari ke telinga untuk membuat tekanan yang cukup untuk mengeluarkan air.



2. Keringkan dengan pengering rambut

Memiringkan kepala dan mengeringkannya dengan handuk kering juga bisa membantu air keluar. Hembusan pengering rambut yang disetel dengan panas yang rendah ke dalam telinga juga bisa membantu mengeringkan telinga. Tes pengering rambut pada kulit terlebih dahulu untuk memastikan panasnya tidak berlebihan.


3. Campuran larutan alkohol dan cuka

Menurut American Academy of Family Physicians, campuran larutan alkohol dan cuka putih juga membantu mengeringkan air yang tersiksa di saluran telinga.

Masukkan 3-5 tetes campuran larutan ini ke dalam telinga dengan kepala dimiringkan dan biarkan selama beberapa saat. Anda akan mendengarkan suara hampa di telinga yang berarti telinga mulai kering.

Sumber :
apakabardunia.com

Minggu, 20 Maret 2011

Iran Ciptakan Piring Terbang Pertama di Dunia


Headline
Ilmuwan Iran mengklaim menciptakan piring terbang pertama, meskipun belum jelas seberapa tinggi objek itu mampu terbang, Media menyebut pesawat itu mirip UFO.
Piring terbang bernama Zohal yang berarti Saturnus itu merupakan pesawat ruang angkasa tak berawak yang dirancang untuk pencitraan udara.
Namun, berdasarkan keterangan Daily Mail, objek itu bisa dimanfaatkan untuk berbagai misi yang tidak disebutkan terperinci. Kantor media Fars menggambarkan piring terbang itu mirip UFO di film Hollywood pada1950-an.
"Alat transportasi yang mudah diluncurkan dan terbang, sedikit bunyi dan memiliki keuntungan yang sama dengan pesawat lain," tulis laporan ISNA (Iran’s Student’s News Agency).
Perangkat itu dilengkapi autopilot, pengatur stabilitas gambar, GPS dan alat perekam kualitas HD. Program luar angkasa Iran yang ambisius tampaknya menjadi peringatan bagi dunia Barat, karena pada waktu yang sama, teknologi misil yang digunakan untuk program luar angkasa sama dengan teknologi membangun rudal balistik antarbenua.
Tahun lalu, Iran mengumumkan kesuksesan mereka berhasil mengirim tikus, kura-kura dan cacing ke luar angkasa. Mereka berambisi mengirim manusia ke antariksa, sembilan tahun mendatang. 
Sumber :
inilah.com

Boy Egg, Sajian Telur Ini Direbus Dalam Rendaman Urin

Sekilas tak ada yang aneh dari sajian andalan masyarakat Dongyang, China. Semua orang bisa dengan mudah menyebutnya telur rebus. Rasa aneh bercampur jijik mungkin baru muncul setelah mendengar cerita di balik pengolahannya.



Masyarakat setempat menyebutnya 'tong zi dan' atau 'boy egg'. Sebutan ini merujuk ciri khas telur yang direbus di dalam urin anak laki-laki, bukan air mendidih.

Lu Ming, koki andal di sana, mengatakan, 'boy egg' menjadi makanan tradisional yang cukup digemari masyarakat lokal sejak beribu-ribu tahun silam. Pada 2008, hidangan ini bahkan masuk dalam daftar warisan budaya yang dilestarikan.


Di masa lalu, 'boy egg' menjadi hidangan spesial setiap musim semi. Masyarakat setempat menjadikannya sebagai santapan lezat yang menyehatkan. Sejumlah pakar kesehatan tradisional di China sepakat bahwa kandungan nutrisi urin akan meningkatkan nilai gizi telur.

Lu Ming mengatakan bahwa kualitas urin terbaik berasal dari anak laki-laki usia di bawah 10 tahun. Ini terkait dengan pola makan anak yang cenderung masih sehat. "Kami mengumpulkan urin dari sekolah-sekolah di wadah-wadah yang sudah kami siapkan setiap hati," ujarnya.

Penyajian telur ini membutuhkan waktu cukup panjang. Pertama, telur mentah direndam di dalam wadah berisi urin. Setelah tercelup sempurna, wadah dipanaskan hingga urin mendidih.

Dalam suhu maksimal, telur biasanya akan retak sehingga urin akan merembes ke dalamnya. Setelah matang, biarkan telur terendam urin selama satu hari.

Lu Ming sangat ingin membagi kelezatan dan nutrisi telur tersebut ke seluruh dunia. "Kami mendorong ekspor telur ini, karena kami ingin orang di luar China bisa sepenuhnya menghargai kelezatan masakan kami," ujarnya.

Sumber:
apakabardunia.com

Kamis, 17 Maret 2011

Mungkinkah Teknologi Piring Terbang (UFO) Sudah Pernah Dikuasai Pada Zaman Nabi Sulaiman?

Pada artikel ini Penulis (Jonathan Simamora) mencoba memberikan kajian Ilmiah yang dikumpulkan dalam bentuk analisa yang mungkin saja bakal menimbulkan perbincangan serius. selengkapnya>>>